Contoh Perubahan Kimia Lengkap Dengan Penjelasannya Disini!

Dalam mata pelajaran ilmu pengetahuan alam perubahan suatu benda dibedakan menjadi dua yakni perubahan secara fisika dan perubahan secara kimia. Perubahan fisika sendiri merupakan perubahan yang tidak bisa menghasilkan zat baru. Kebalikannya dengan perubahan fisika, perubahan kimia merupakan perubahan yang bisa menghasilkan zat baru. Untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut mengenai perubahan kimia lengkap dengan contoh perubahan kimia.

Pengertian Perubahan Secara Kimia

Perubahan kimia adalah perubahan yang terjadi pada suatu zat atau materi yang bisa menghasilkan sifat materi baru dan juga jenis baru dari zat yang sebelumnya.

Perubahan ini mengakibatkan adanya perubahan susunan molekul secara kimia pada suatu benda. Umumnya perubahan ini juga akan mengakibatkan perubahan secara fisika juga. Baik pada susunannya maupun sifat yang baru dan berbeda dengan sebelum terjadi perubahan tersebut.

Perubahan kimia memiliki sifat yang irreversible atau tidak bisa untuk dibalik. Berbeda dengan perubahan fisika yang jika dilakukan tindakan khusus bisa membuat benda atau material kembali. Sementara pada perubahan kimia tidak bisa dilakukan hal tersebut. Misalnya pada besi yang berkarat, besi tersebut tidak akan bisa dikembalikan wujudkan menjadi bentuk besi seperti yang sebelumnya, itu merupakan salah satu contoh perubahan kimia dalam keseharian.

Ciri Ciri Perubahan Secara Kimia

  • Menghasilkan zat baru yang merupakan hasil dari sebuah reaksi
  • membuat sifat dari reaksi tersebut memiliki sifat yang berbeda dari yang sebelumnya
  • Perubahan yang terjadi akan selalu diikuti oleh perubahan sifat kimia melalui reaksi kimia
  • Massa zat sebelum reaksi terjadi akan sama dengan massa zat sesudah reaksi terjadi  (Hukum kekekalan massa/Lavoisier)

Untuk menjadikan kamu mudah membedakan antara perubahan kimia dan juga perubahan fisika maka ciri ciri dari perubahan ini harus dikenali. Ciri yang pertama adalah perubahan kimia akan menghasilkan zat baru yang merupakan hasil dari sebuah reaksi. Baik reaksi secara kimiawi atau fisika yang dilakukan pada benda. Perubahan yang terjadi juga tak hanya pada wujudnya melainkan pada molekulnya dari benda tersebut.

Ciri selanjutnya, perubahan kimia akan membuat sifat dari reaksi tersebut memiliki sifat yang berbeda dari yang sebelumnya. Dalam hal ini bisa dikatakan jika menghasilkan material baru yang tidak serupa. Perubahan kimia juga memiliki sifat irrebersibel yang membuat benda setelah reaksi tidak bisa dikembalikan pada bentuk yang semula. Perubahan kimia bisa terjadi dikarenakan proses pembusuka, fermentasi, enzim dan juga pembakaran.

Contoh Dari Perubahan Secara Kimia

  • Proses Besi Yang Berkarat
  • Metabolisme Makanan Di Dalam Tubuh
  • Memasak Telur
  • Pembakaran Kayu
  • Ledakan Kembang Api
  • Mencerna Gula Dengan Amilase Yang Ada Pada Air Liur
  • Memanggang Kue
  • Pisang Yang Membusuk

Proses Besi Yang Berkarat

Proses Besi Yang Berkarat

Contoh Perubahan Kimia Proses Besi Yang Berkarat (Photo on Foter.com)

Jika kamu sudah mengetahui ciri dan pengertiannya maka agar lebih jelas bisa melihat contoh perubahan kimia yang akan dilengkapi dengan penjelasannya. Contoh yang pertama adalah besi yang berkarat merupakan perubahan yang terjadi secara kimia. Perubahan ini terjadi lantaran adanya proses oksidasi pada besi yang juga diikuti dengan pembentukan yang baru. Besi (Fe) setelah teroksidasi akan berubah menjadi Fe2O3 yang memiliki warna orange dan rapuh.

Metabolisme Makanan Di Dalam Tubuh

Metabolisme Makanan Di Dalam Tubuh

Contoh Perubahan Kimia Metabolisme Makanan Di Dalam Tubuh (Photo on Foter.com)

Kamu tentunya tahu manusia membutuhkan makanan untuk bisa melakukan kegiatan. Makanan menjadi sumber energi bagi tubuh yang perubahan dari makanan ini menjadi energi termasuk dalam perubahan kimia. Proses metabolisme yang terjadi pada tubuh kamu merupakan salah satu contoh adanya reaksi kimia. Proses yang dibutuhkan juga terbilang panjang harus melalui mulut, lambung, masuk ke usus hingga akhirnya sisanya menjadi kotoran.

Dalam prosesnya dibutuhkan enzim, maupun kinerja organ tubuh agar bisa diubah menjadi tenaga dan membuat kita kenyang. Senyawa pada makanan akan dipecah satu per satu yang kemudian akan diserap oleh tubuh kita. Misalnya pada nasi yang dipecah dari pati menjadi glukosa. Proses metabolisme pada tubuh ini tidak akan bisa dikembalikan ini merupakan contoh perubahan kimia karena nasi yang telah kita makan tidak bisa diproses menjadi nasi lagi.

Memasak Telur

Memasak Telur

Contoh Perubahan Kimia Memasak Telur (Photo on Foter.com)

Proses telur ini juga bisa dikatakan sebagai perubahan secara kimia. Jika umumnya kamu melihat benda yang dipanaskan akan mencair, maka akan berbeda kasusnya jika yang dipanaskan adalah telur. Telur mentah yang awalnya cair akan berubah menjadi padat ketika dipanaskan dalam suhu tertentu. Perubahan kimia pada kegiatan ini berhasil membuat bentuknya berubah begitu juga dengan kandungan proteinnya.

Protein yang ada pada telur ketika dipanaskan akan mengalami perubahan baik karakteristiknya hingga strukturnya. Hal inilah yang menjadikan protein di dalam telur mengalami penggumpalan. Telur yang telah dimasak juga tidak bisa kembali dicairkan hingga kemudian menjadi telur mentah. Dimana hal ini sesuai dengan ciri dari perubahan kimia jika benda akan mengalami perubahan baik fisik dan juga sifatnya.

Pembakaran Kayu

Pembakaran Kayu

Contoh Perubahan Kimia Pembakaran Kayu (Photo on Foter.com)

Pembakaran pada kayu bisa dijadikan sebagai bentuk dari perubahan secara kimia. Kayu merupakan benda organik dengan rumus kimia CxHy. Pembakaran kayu menimbulkan reaksi dengan O2 atau oksigen yang kemudian menghasilkan H2O dan juga CO2 jika reaksi bisa berjalan secara sempurna. Jika tidak sempurna akan menghasilkan zat lain yang disebut denagn arang. Proses ini bisa dikategorikan sebagai salah satu contoh secara perubahan kimia.

Ledakan Kembang Api

Ledakan Kembang Api

Contoh Perubahan Kimia Ledakan Kembang Api (Photo on Foter.com)

Kembang api yang kamu temui ketika perayaan tertentu sangat berkaitan erat dengan perubahan secara kimia. Ledakan ini bisa menjadi contoh perubahan kimia karena menghasilkan waena warni di langit. Bahan seperti natrium akan menghasilkan warna kuning, tembaga warna biru serta barium akan memberikan warna hijau. Kembang api yang telah diledakan tidak akan pernah bisa dikembalikan wujudnya menjadi kembang api lagi.

Mencerna Gula Dengan Amilase Yang Ada Pada Air Liur

Contoh Perubahan Kimia

Contoh Perubahan Kimia

Amilase merupakan salah satu enzim yang bisa ditemukan dalam air liur dan memiliki fungsi memecah amilum menjadi bentuk gula lebih sederhana. Seperti zat glukosa, malkosa, fluktosa dan sebagainya. Proses ini terjadi ketika kamu mencerna makanan dengan bantuan air liur yang akan tercampur pada makananmu. Bahkan proses ini menjadi proses pertama dalam pencernaan makanan. Dan ini merupakan salah satu contoh perubahan secara kimia.

Memanggang Kue

Photo by Ken_Mayer on Foter.com / CC BY

Memanggang kue mampu untuk mengubah adonan kue menjadi kue yang bisa dinikmati dan matang. Pada prosesnya yang dilakukan secara dipanaskan, adonan kue akan mengalami banyak ikatan kimia yang baru. Belum lagi akan ada gas terbentuk yang terjadi karena banyaknya rongga pada kue. Campuran protein telur juga berperan membuat tekstur kue berbeda dan bahkan lebih menarik dengan campuran protein lain di dalam adonan.

Pisang Yang Membusuk

Photo on Foter.com

Pembusukan bisa menjadi salah satu faktor adanya perubahan secara kimia. Pisang yang membusuk terjadi karena peningkatan antioksidan yang bermula dari pecahnya klorofil pada pisang. Kemudian antioksidan juga teroksidasi oleh udara disekitarnya.Hal ini bisa dikatakan sebagai contoh perubahan kimia. Pisang yang dibiarkan diluar akan berubah menjadi coklat kemudian membusuk secara keseluruhan.

Perubahan secara kimia terjadi karena berbagai faktor. Tak hanya dikarena adanya gaya namun juga adanya reaksi dari sebuah material. Perubahan ini juga tidak akan bisa mengubah material menjadi bentuk aslinya. Perubahan kimia bisa menghasilkan zat baru yang berbeda dengan material sebelum terjadinya reaksi. Hal ini tentunya berbeda dengan perubahan fisika yang hanay pada bentuk, ukuran dan warna saja bukan pada molekul hingga sifatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *