contoh perubahan sosial

Yuk Mengenal Contoh Perubahan Sosial Dalam Interaksi Masyarakat

Perubahan sosial diartikan sebagai proses perubahan tatanan atau struktur dalam masyarakat. Perubahan yang terjadi mencakup pola pikir menjadi lebih inovatif, sikap, dan juga kehidupan sosial untuk mencapai penghidupan yang lebih baik dan bermanfaat. Banyak contoh perubahan sosial di dalam masyarakat, salah satunya cara berkomunikasi. Jika dulu berkirim kabar lewat surat, sekarang ada aplikasi chatting yang mempermudah komunikasi. 

Terjadinya perubahan sosial tidak berlangsung cepat. Dimana ciri perubahan bisa dikenali dengan melakukan perbandingan dan menelaah kondisi masyarakat dari waktu ke waktu. Perubahan terjadi secara direncanakan dan tidak direncanakan, evolusi ataupun revolusi. Faktanya perubahan sosial mengubah tata nilai dan tata cara kehidupan dari tradisional menjadi modern. 

Perubahan Sosial Dari Sudut Pandang Teori 

Photo on Foter.com

Perubahan sosial akan terus terjadi selama masih ada interaksi di masyarakat. Perubahan-perubahan ini mempengaruhi keseimbangan masyarakat. Setidaknya ada empat teori perubahan. Pertama, teori Evolusi, dimana perubahan membutuhkan proses panjang. Beberapa tahapan dilalui dulu sampai tiba di titik perubahan yang diharapkan. Perubahannya berlangsung lambat, dimulai dari perubahan-perubahan kecil. 

Kedua, teori Konflik, perubahan terjadi karena adanya pertentangan dalam masyarakat. Diawali dari perselisihan antar kelas yang berkuasa atau pemerintahan dari kelompok yang tertindas. Hal ini terjadi karena masyarakat bergerak dinamis, dan pola pemikiran terus berubah. Konflik sosial wajar terjadi disela perubahan, melekat ditatanan masyarakat. Konflik yang terjadi cukup mempengaruhi kestabilan sosial. 

Ketiga, teori Fungsionalis, dimana unsur kebudayaan akan berubah secara cepat daripada unsur lain yang tidak mampu mengimbangi perubahan. Alhasil memunculkan cultural lag atau kesenjangan sosial dalam masyarakat. Perubahan yang terjadi dianggap mengacaukan keseimbangan masyarakat. Perubahan sosial yang terintegrasi dengan baik akan mudah diterima masyarakat. 

Keempat, teori siklis, bahwa perubahan sosial tidak bisa dikendalikan oleh siapa pun. Perubahan terjadi dengan sendirinya tanpa direncanakan. Contoh perubahan sosial adalah kehidupan yang mengalami siklus, mau tidak mau harus diikuti. Kemajuan atau kemunduran dalam kehidupan sosial termasuk hal yang wajar, tidak bisa dihindari oleh semua orang. Masyarakat akan terbentuk sendirinya mengikuti perkembangan zaman. 

Menelisik Dampak Positif Perubahan Sosial

Photo on Foter.com

Kelompok masyarakat akan bergerak dinamis mengikuti perubahan zaman. Perubahan sosial tidak bisa dihindari, tapi sesuatu yang harus dihadapi. Menyesuaikan hal-hal apa yang sudah berubah, namun tetap disesuaikan norma dalam bermasyarakat. Ada beberapa dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat. Contoh perubahan sosial seperti, munculnya nilai dan norma yang baru, dan munculnya lembaga sosial baru. 

Tidak selamanya masyarakat hidup dengan cara lama. Istilah survive dengan kehidupan dirasa paling cocok untuk menyikapi perubahan. Mau tidak mau, suka tidak suka, selama masih ada interaksi masyarakat, harus siap dengan perubahan. Seperti perubahan lembaga pendidikan, dulu pendidikan usia dini diserahkan dalam keluarga, sekarang seiring perkembangan, intitusi pendidikan mulai membuka Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). 

Dampak positif lainnya adalah pesatnya perkembangan teknologi. Teknologi masuk dalam perubahan yang tidak direncanakan. Efek perubahannya hampir di seluruh lapisan. Dibanding sisi negatif teknologi, justru sisi positifnya menunjang kehidupan. Melalui teknologi, masyarakat bisa mengakses informasi dengan cepat. Teknologi juga mempermudah pekerjaan masyarakat. 

Dampak Negatif Dari Adanya Perubahan Sosial 

Photo on Foter.com

Perubahan sosial tidak hanya menimbulkan dampak positif, ada dampak negatif yang mengikis tatanan kehidupan sosial. Tidak terlihat secara mata biasa, perubahannya terjadi tidak kasat mata Paling terasa adalah disorganisasi sosial, karena melemahnya nilai dan norma dalam suatu masyarakat akibat terjadinya perubahan. Contoh perubahan sosial yang terasa, perubahan karakter era sosial media. Orang cenderung individual dan tidak peduli lingkungan. 

Dampak negatif lain ialah guncangan budaya, atau sering disebut cultural shock. Kondisi masyarakat yang kaget karena belum siap menerima perubahan. Era globalisasi membawa arus budaya asing masuk dalam budaya lama. Karena masyarakat dinamis, semakin lama lebih menikmati budaya baru, meninggalkan budaya lama. Inilah penyebab terjadinya masalah sosial dalam masyarakat. 

Munculnya cultural shock berefek pada kesenjangan sosial di masyarakat. Ini terjadi karena ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan akibat terjadinya pergeseran kebudayaan. Bisa juga terjadi karena adanya perbedaan taraf kemajuan antar daerah dalam. Contoh, adanya pembaharuan alat transportasi, tapi disisi lain malah menambah kemacetan. Volume kendaraan semakin bertambah dan mengganggu kenyamanan publik. 

Bentuk Perubahan Sosial Secara Evolusi dan Revolusi

Photo on Foter.com

Perubahan sosial akan terus terjadi dalam masyarakat dan berkesinambungan. Manusia memiliki pola pikir dinamis untuk mengadakan perubahan-perubahan yang menciptakan kemudahan. Perubahan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang kompleks dalam rangka memperbaiki taraf hidupnya. Kecepatan perubahan sosial digolongkan dalam dua bentuk, secara evolusi dan revolusi. 

Pertama, perubahan sosial secara evolusi. Perubahan sosial yang berjalan lambat dan memakan waktu lama. Biasanya berupa rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti. Perubahan secara evolusi terjadi sendirinya dalam masyarakat. Tidak direncanakan atau sesuai kehendak tertentu. Perubahan terjadi mulai dari yang paling sederhana menjadi maju. Contoh perubahan sosial memenuhi kebutuhan hidup. Mulai berburu, meramu, hingga menggunakan kompor. 

Kedua, perubahan sosial secara revolusi. Perubahan terjadi karena direncanakan dan tidak direncanakan. Selain itu, ada yang dipaksa ada yang terjadi secara alami. Umumnya terjadi karena mengubah dasar-dasar kehidupan masyarakat. Perubahan diawali karena adanya momentum yang tepat untuk mengadakan revolusi. Saat dimana keadaan sudah tepat dan baik untuk mengadakan suatu gerakan. 

Perubahan Sosial Mengubah Secara Struktural dan Proses

Photo on Foter.com

Perubahan sosial tidak serta merta merubah seluruhnya. Ada perubahan struktural dan perubahan proses. Perubahan struktural merupakan perubahan mendasar, penyebab timbulnya reorganisasi dalam masyarakat. Perubahan ini merubah hal-hal dasar dalam kehidupan manusia. Berefek pada kehidupan bermasyarakat yang tidak lagi sama. Contohnya, perubahan sistem pemerintahan dari monarki ke demokrasi. 

Sedangkan, perubahan proses merujuk pada perubahan yang tidak mendasar. Perubahan yang terjadi hanya menyempurnakan perubahan sebelumnya. Tidak merubah dari dasar, hanya menambahkan apa yang kurang dan disesuaikan perkembangan zaman. Perubahan sosial menyesuaikan kondisi di masyarakat. Sesuai dengan kebutuhan dalam masyarakat. Perubahannya bisa berlangsung cepat atau lambat. 

Seputar Perubahan Sosial Yang Paling Berpengaruh

contoh Perubahan Sosial dibidang teknologi
contoh Perubahan Sosial dibidang teknologi (Photo on Foter.com)

Banyak  perubahan sosial dalam masyarakat, jika dibahas tidak akan habis. Namun, ada perubahan-perubahan dasar yang paling sering terjadi dalam masyarakat. Efeknya bisa merubah keseluruhan nilai dalam masyarakat. Pertama, cara berkomunikasi seiring berkembangnya teknologi. Dulu komunikasi lewat surat-menyurat, sekarang dengan smartphone berasa dunia dalam genggaman tangan. 

Kedua, perubahan gaya hidup. Sebelum globalisasi masuk, masyarakat hidup sesuai nilai yang berlaku di lingkungan. Namun, setelah mengenal globalisasi titel bahwa manusia adalah makhluk sosial mulai terkikis. Contoh perubahan sosial ialah cara berpakaian, dulu sederhana yang penting terlihat sopan. Berjalannya tren, tidak cukup berpakaian saja, bahwa pakaian harus terlihat dari brand ternama dengan harga mahal. 

Inilah ulasan perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Perkembangan zaman memaksa sebuah kehidupan ikut berubah. Mau tidak mau, masyarakat akan larut dalam arusnya. Tidak bisa dipaksakan kehidupan seperti dulu ketika banyak kemodernan dan kemudahan ditawarkan. Tinggal bagaimana cara menyikapi saja, menerima perubahan dengan mentoleransi ragam tata nilai yang sudah dibangun. 

Leave a Comment